GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama aparat gabungan menggelar razia di sejumlah kafe dan tempat hiburan malam sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mengawasi potensi penyalahgunaan narkotika dan penyebaran penyakit menular.
Operasi yang melibatkan Satpol PP, kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta instansi terkait itu menyasar sejumlah pramusaji dan pekerja kafe. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas, tes kesehatan, hingga tes urine terhadap para pekerja.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, satu orang pramusaji dinyatakan reaktif HIV. Sementara dari hasil tes urine, satu pramusaji lainnya diketahui positif menggunakan narkotika jenis sabu. Kedua temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas sesuai prosedur yang berlaku.
Petugas kesehatan segera memberikan penanganan awal kepada pramusaji yang hasil tesnya menunjukkan reaktif HIV. Selanjutnya, yang bersangkutan akan menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan untuk memastikan diagnosis sekaligus mendapatkan pendampingan dan terapi sesuai standar medis.
Sementara itu, pramusaji yang dinyatakan positif sabu langsung diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan mendalami asal-usul narkotika yang digunakan serta kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba di lingkungan tempat hiburan tersebut.
Kepala Satpol PP Gresik menyampaikan bahwa razia gabungan merupakan agenda rutin yang bertujuan menciptakan lingkungan usaha yang tertib, aman, dan sehat. Selain menindak pelanggaran hukum, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha terhadap pentingnya mematuhi aturan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan tidak dimaksudkan untuk memberikan stigma kepada individu yang terdeteksi reaktif HIV. Sebaliknya, pemeriksaan dilakukan agar mereka dapat segera memperoleh layanan kesehatan, konseling, dan pengobatan yang dibutuhkan. Di sisi lain, temuan penyalahgunaan narkotika akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Razia serupa dipastikan akan terus dilakukan secara berkala di berbagai lokasi hiburan malam di Kabupaten Gresik sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan aparat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kesehatan masyarakat.(red/lis)
Posting Komentar