Tragis! Pemotor Tewas Usai Diduga Oleng Saat Salip Truk di Manyar Gresik

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut di Jembatan Sembayat,(photo by memorandum.id)


GRESIK,  – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor, truk, dan mobil, terjadi di Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (10/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat akibat benturan beruntun.

Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi L 9454 UL yang dikendarai M Rizqi Sabillilah, warga Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, melaju dari arah timur menuju barat. Ketika melintas di Jembatan Sembayat, korban diduga berupaya mendahului sebuah truk yang dikemudikan Eko Hari Purwanto, warga Desa Nongkokerep, Kecamatan Bungah.

Namun, saat proses mendahului berlangsung, korban diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya sehingga sepeda motor yang dikendarainya kehilangan keseimbangan dan oleng. Akibatnya, korban tertabrak truk yang sedang didahuluinya hingga terjatuh ke badan jalan.

Kapolsek Manyar Iptu M Gifari Syariffudin mengatakan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurangnya kehati-hatian pengendara sepeda motor saat hendak mendahului kendaraan di depannya.

"Diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arah depan sehingga terjadi oleng dan tertabrak truk yang didahului," ujarnya.

Setelah terjatuh, korban kembali tertabrak sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi S 1636 XD yang dikemudikan Firdo Razaq Nur Rahmad, warga Semarang. Pengemudi mobil diduga tidak sempat menghindari korban yang sudah berada di badan jalan.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka yang sangat serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Akibat luka yang dialami, pengendara motor Vario meninggal dunia di lokasi kejadian," tutur Gifari.

Usai menerima laporan, petugas dari Polsek Manyar segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan guna kepentingan penyelidikan. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh.(red/lis)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama